Buat pemula, untuk masuk ke dunia bitcoin di anggap harus mempunyai modal besar. Tetapi rupanya, bitcoin atau dipersingkat BTC bisa dibeli dalam pecahan recehan, atau disebutkan satoshi. Nilai 1 satoshi itu adalah pecahan desimal dengan 8 angka ada di belakang koma pada 1 keping bitcoin. Artinya, 1 satoshi sama dengan 0,00000001 BTC. Bila dijadikan rupiah, maka 1 satoshi sekitar Rp 4,534.
"Paling kecil bisa 0,00000001 BTC, berarti 8 digit ada di belakang Rp 400 juta ya," kata Riset Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono ke detikcom, Kamis (28/1/2021).
Menambahkan Sutopo, CEO Indodax Oscar Darmawan sekalian praktisi bitcoin mengatakan, untuk pemula yang ingin masuk ke dunia bitcoin bahkan juga dapat dimulai dengan modal Rp 10.000.
"Pemula dapat mencoba trading bermodal Rp10.000 saja. Karena bitcoin di Indodax dapat dipasarkan dengan pecahan desimal sampai pecahan terkecil dari Rp10.000," terang Oscar saat dihubungi detikcom secara terpisah.
Tetapi, sebelum mencoba masuk ke dunia bitcoin atau mata uang kripto lainnya, pemula harus memahami asset tersebut.
"Pertama sekali ialah pemahaman mengenai asset kripto. Baik dari segi tehnologi, aktivitas pasar dan lain-lain. Ini terus berkembang mengingat tehnologi blockchain dan asset kripto yang makin berkembang," katanya.
Dia menjelaskan, bitcoin atau mata uang kripto ini tidak terikat dengan ketetapan bank sentral. Oleh karena itu, harga bitcoin atau mata uang kripto yang lain tidak ditetapkan satu negara atau pemerintah. Tetapi, menurut dia hal tersebut malah menjadi salah satu factor kenapa dia tertarik terjun di bitcoin.
"Bitcoin mengadopsi tehnologi blockchain, bitcoin dan asset kripto lain itu memiliki sifat decentralized. Artinya tidak terpusat . Maka, harga bitcoin tidak ditata oleh pemerintah dan lain-lain," tambah Oscar.
Kembali lagi ke Sutopo, dia menjelaskan, untuk mulai masuk ke dunia mata uang kripto, karena itu seorang harus memahami resiko tinggi yang akan dihadapi. Di sebagian waktu, mata uang kripto memang mempunyai potensi memberikan keuntungan tinggi. Tetapi, ada pula saat di mana keuntungan itu berbalik tajam.
"Cryptocurrency ini pergerakannya lebih fluktuatif, resikonya semakin besar, tetapi jika trendingnya bagus ya dapatnya lebih besar, jadi high risk high return," papar Sutopo.
Sama dengan investasi di instrument lain, dia mengingatkan supaya masyarakat memakai uang menganggur atau uang dingin untuk masuk ke dunia mata uang kripto. Selanjutnya, pilihlah perusahaan yang berperan sebagai pedagang asset kripto yang telah tercatat di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).
"Dana yang digunakan tidak boleh dana panas, tetapi dana dingin, dana yang memanglah bukan keperluan setiap hari karena pergerakan di kripto ini cukup tinggi, naik-turunnya sangat berubah-ubah dibanding trading di asset yang lain. Kemudian karena di Indonesia sendiri telah legal untuk perusahaan exchange untuk cryptocurrency ini, jadi untuk pemula mereka dapat check, ada 13 perusahaan yang legal saat ini di Indonesia, di bawah Bappebti. Itu bisa saja referensi mereka ," tutup Sutopo.
Comments
Post a Comment