Pada 10 tahun terakhir ini, trading crypto (cryptocurrency) terutama bitcoin, ethereum, ripple, dogecoin dan tether meraih popularitas yang tinggi di kalangan para trader dan investor sebab keuntungannya cukup menjanjikan. Maka tak heran di Indonesia, saat ini sudah mulai bermunculan berbagai komunitas dan forum online yang fokus membahas mata uang kripto dan cara-cara melakukan trading crypto supaya menghasilkan untung yang banyak. Para pakar dan analis keuangan juga sering mendiskusikan prospek aset kripto di masa depan. Nah dikarenakan karakternya yang serba unik dan diperoleh dengan cara-cara yang berbeda pula dibandingkan dengan aset-aset finansial lainnya, maka kali ini kami akan mencoba membahas belajar cara trading crypto secara lebih detail dan komplit. Tapi pertanyaannya memang bisa ya trading crypto? Bukankah kita sama sekali tidak pernah melihat wujud fisiknya? Jika trading crypto ini bisa dilakukan, bagaimana mekanismenya dan apakah ada platform-platform trading yang menyediakan perdagangan mata uang kripto ini? Karena itulah untuk menjawab rasa penasaran Anda dengan dunia trading crypto ini, maka kami sudah membagi pembahasan ke dalam poin-poin berikut ini: Mau tahu lebih lanjut bahasan kelima poin di atas? Yuk, silahkan simak terus artikel ini sampai habis. Kami jamin pengetahuan Anda dalam trading crypto akan semakin bertambah luas. Apa itu Trading Crypto? Sebelum masuk ke pembahasan lebih mendalam mengenai cara-cara trading crypto, kami akan mendefinisikan terlebih dahulu apa itu trading crypto. Secara mudah trading crypto merupakan cara yang dilakukan oleh para trader untuk memperoleh profit dari kegiatan jual beli mata uang kripto yang biasanya dilakukan via online. Tipe trading crypto memiliki karakter yang unik dan pastinya berbeda dengan produk-produk finansial lainnya, salah satunya disebabkan oleh munculnya teknologi blockchain yang mendukung keberadaan crypto dan adanya pasar (exchange) untuk bisa melakukan transaksi jual beli mata uang kripto tersebut. Strategi pada trading crypto memiliki kesamaan dengan trading pada aset-aset lainnya yaitu membuka posisi buy saat harganya sedang turun, dan kemudian melakukan sell saat harganya sedang naik. Maka selisih harga buy dan sell ini merupakan profit yang cukup lumayan bagi Anda yang tertarik menggeluti dunia kripto ini. Apakah Trading Crypto Halal atau Haram? Karena crypto ini memiliki banyak perbedaan yang cukup signifikan dengan aset-aset finansial lainnya yang lebih dulu dikenal, maka mungkin di antara kalian banyak yang bertanya-tanya, bagaimanakah hukumnya dalam kacamata agama Islam atau syariah? Apakah trading crypto itu halal atau haram? Jika melihat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka kita akan mendapatkan ada 2 (dua) hukum pada mata uang kripto, yaitu halal (mubah) dan haram. Badan yang memiliki otoritas pengeluaran fatwa di Indonesia ini mengatakan bahwa mata uang kripto memiliki hukum mubah jika dimanfaatkan sebagai alat tukar bagi mereka yang menerima pertukaran tersebut, namun hukumnya akan menjadi haram jika kripto dijadikan sebagai produk investasi karena kripto ini dianggap mengandung unsur spekulasi murni dan ketidakjelasan yang bisa merugikan salah satu pihak. Di Indonesia sendiri meskipun masih belum mengakui sebagai alat bayar yang sah seperti layaknya uang rupiah, tapi Pemerintah sudah mengakui bahwa mata uang kripto ini bisa dianggap sebagai komoditi berjangka. Itu berarti bahwa aset kripto bisa diperjualbelikan seperti layaknya aset forex, emas, perak dll. Cara-Cara Trading Crypto bagi Trader Pemula Apakah seorang pemula seperti Anda bisa melakukan trading crypto dan menjadi seorang trader yang sukses? Apakah trading crypto bisa dilakukan secara mudah dan cepat walaupun Anda itu adalah seorang trader pemula? Iya, jika Anda merasa masih pemula, maka Anda boleh-boleh saja melakukan trading aset crypto ini sebab untuk menjadi seorang trader, seseorang tidak perlu memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang ekonomi dan investasi. Anda bisa memperoleh pengetahuan pada dunia trading crypto secara otodidak, alias belajar sendiri misalnya dengan cara bergabung pada komunitas uang kripto, mengikuti berbagai webinar atau seminar trading kripto, atau bisa menonton berbagai panduan trading kripto di banyak channel Youtube. Dan nyatanya trading crypto itu sebenarnya dapat dilakukan dengan cepat, praktis dan mudah. Selain itu, trading kripto juga ternyata tidak perlu biaya yang sangat besar meskipun harga koin bitcoin misalnya yang harganya kini sudah mencapai ratusan juta rupiah. Anda penasaran dengan apa yang saya katakan baru saja? Berikut ini cara-cara untuk melakukan trading crypto secara cepat dan praktis yang perlu Anda pertimbangkan: Langkah 1: Silahkan putuskan jika Anda ingin mempunyai mata uang kripto, atau secara mudah memiliki dugaan atau prediksi yang tepat bahwa nilai aset kripto itu akan naik atau turun di masa-masa yang akan datang. Jika Anda ingin memiliki mata uang kripto, maka Anda perlu mendaftar akun di sebuah exchange (bursa aset kripto). Maka silahkan cobalah Indodax, sebab itu adalah aplikasi yang mudah digunakan dan ramah pengguna. Jika anda ingin melakukan spekulasi pada harganya, maka Anda perlu sebuah broker trading online. Silahkan cek broker-broker mata uang kripto dan pilih salah satunya yang menurut Anda menawarkan keuntungan paling banyak. Baca Juga: 12 Aplikasi Trading Bitcoin Terbaik di Indonesia 2021 Langkah 2: Silahkan lakukan deposit pertama kalian dengan mentransfer dana dengan jumlah minimal yang telah ditentukan masing-masing exchange atau broker online. Misalnya broker forex yang disebut-sebut sebagai broker yang paling direkomendasikan di tahun ini seperti broker Mitrade akan membebankan deposit awal yang sangat kecil, hanya $50 saja sehingga tidak akan membebankan para pelanggannya di seluruh dunia sama sekali. Baca Juga: Review Mitrade: Apakah Mitrade Scam atau Broker Forex Resmi (2021) Langkah 3 : Silahkan beli mata uang kripto sesuai keinginan dan kebutuhan Anda, atau buka posisi buy. Biasanya broker trading atau exchange akan menawarkan berbagai jenis uang kripto yang bisa Anda pilih. Ok, kami yakin Anda sudah paham ya dengan penjelasan di atas. Untuk lebih detailnya, berikut ini adalah cara-cara melakukan trading crypto bagi para trader pemula:1) Melakukan trading mata uang kripto melalui sebuah exchange (bursa) Cara ini cocok bagi mereka yang memiliki sebuah strategi yang bernama buy and hold, dimana Anda membeli sebuah aset kripto dan kemudian menahannya. Ini dikarenakan membeli aset kripto melalui sebuah exchange berarti Anda mengambil kepemilikan langsung atas mata uang kripto tersebut, dengan harapan harganya akan naik di masa depan. Beberapa exchange paling populer yang selama ini menjadi tempat para trader melakukan jual beli aset kripto termasuk Coinbase, Kraken, Binance, Etoro, Coinmama dan banyak lagi. Tapi tentunya Anda perlu tahu bahwa melakukan trading kripto dengan cara membelinya di exchange akan menimbulkan beberapa masalah yang mungkin cukup mengganggu kegiatan trading Anda, sebab pastinya Anda ingin agar kegiatan trading kripto Anda berjalan secara cepat dan lebih praktis. Mau tahu kekurangan-kekurangan trading kripto pada exchange? Yuk, mari kita simak sama-sama ya sebagai berikut:Banyak exchange yang beroperasi secara online ini kurang memiliki regulasi yang memadai dan infrastruktur diperlukan untuk merespon secara cepat demi mendukung permintaan. Mesin dan server yang sesuai pada sebuah exchange seringkali tidak dapat diandalkan, yang bisa menghasilkan penundaan pasar atau mengurangi ketepatan eksekusi. Banyak dari exchange seringkali membebankan biaya-biaya dan pembatasan saat melakukan deposit dan penarikan dana dari akun exchange pilihan Anda, padahal pembukaan akun-akun mereka yang baru juga pada exchange itu bisa memerlukan waktu berhari-hari. Anda pasti memerlukan sebuah dompet mata uang kripto untuk menyimpan koin-koin kripto Anda. Masalahnya dompet/wallet kripto juga rentan terhadap risiko-risiko hacking, pencurian data-data dan lain-lain. Kalau begitu, mengingat begitu banyaknya masalah yang akan ditimbulkan dari kegiatan trading kripto pada sebuah exchange, adakah opsi alternatif lainnya untuk trading kripto yang kurang beresiko dan pastinya lebih aman dan terpercaya. Hmm.. jika ini yang Anda cari, maka kami akan memberikan sebuah solusi yang paling baik bagi Anda, yaitu cara kedua trading kripto yang paling cocok bagi seorang trader pemula seperti Anda, yaitu dengan melakukan trading kripto dengan konsep CFDs (Contract for Diferences). Mau tahu apa itu dan bagaimana konsep trading ini diaplikasikan? Mari simak terus kelanjutan artikel ini hingga selesai ya supaya Anda merasa yakin bahwa pilihan Anda adalah pilihan yang tepat dan pastinya menguntungkan. 2) Trading Cryptocurrency dengan CFD
Pada 10 tahun terakhir ini, trading crypto (cryptocurrency) terutama bitcoin, ethereum, ripple, dogecoin dan tether meraih popularitas yang tinggi di kalangan para trader dan investor sebab keuntungannya cukup menjanjikan. Maka tak heran di Indonesia, saat ini sudah mulai bermunculan berbagai komunitas dan forum online yang fokus membahas mata uang kripto dan cara-cara melakukan trading crypto supaya menghasilkan untung yang banyak. Para pakar dan analis keuangan juga sering mendiskusikan prospek aset kripto di masa depan. Nah dikarenakan karakternya yang serba unik dan diperoleh dengan cara-cara yang berbeda pula dibandingkan dengan aset-aset finansial lainnya, maka kali ini kami akan mencoba membahas belajar cara trading crypto secara lebih detail dan komplit. Tapi pertanyaannya memang bisa ya trading crypto? Bukankah kita sama sekali tidak pernah melihat wujud fisiknya? Jika trading crypto ini bisa dilakukan, bagaimana mekanismenya dan apakah ada platform-platform trading yang menyediakan perdagangan mata uang kripto ini? Karena itulah untuk menjawab rasa penasaran Anda dengan dunia trading crypto ini, maka kami sudah membagi pembahasan ke dalam poin-poin berikut ini: Mau tahu lebih lanjut bahasan kelima poin di atas? Yuk, silahkan simak terus artikel ini sampai habis. Kami jamin pengetahuan Anda dalam trading crypto akan semakin bertambah luas. Apa itu Trading Crypto? Sebelum masuk ke pembahasan lebih mendalam mengenai cara-cara trading crypto, kami akan mendefinisikan terlebih dahulu apa itu trading crypto. Secara mudah trading crypto merupakan cara yang dilakukan oleh para trader untuk memperoleh profit dari kegiatan jual beli mata uang kripto yang biasanya dilakukan via online. Tipe trading crypto memiliki karakter yang unik dan pastinya berbeda dengan produk-produk finansial lainnya, salah satunya disebabkan oleh munculnya teknologi blockchain yang mendukung keberadaan crypto dan adanya pasar (exchange) untuk bisa melakukan transaksi jual beli mata uang kripto tersebut. Strategi pada trading crypto memiliki kesamaan dengan trading pada aset-aset lainnya yaitu membuka posisi buy saat harganya sedang turun, dan kemudian melakukan sell saat harganya sedang naik. Maka selisih harga buy dan sell ini merupakan profit yang cukup lumayan bagi Anda yang tertarik menggeluti dunia kripto ini. Apakah Trading Crypto Halal atau Haram? Karena crypto ini memiliki banyak perbedaan yang cukup signifikan dengan aset-aset finansial lainnya yang lebih dulu dikenal, maka mungkin di antara kalian banyak yang bertanya-tanya, bagaimanakah hukumnya dalam kacamata agama Islam atau syariah? Apakah trading crypto itu halal atau haram? Jika melihat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka kita akan mendapatkan ada 2 (dua) hukum pada mata uang kripto, yaitu halal (mubah) dan haram. Badan yang memiliki otoritas pengeluaran fatwa di Indonesia ini mengatakan bahwa mata uang kripto memiliki hukum mubah jika dimanfaatkan sebagai alat tukar bagi mereka yang menerima pertukaran tersebut, namun hukumnya akan menjadi haram jika kripto dijadikan sebagai produk investasi karena kripto ini dianggap mengandung unsur spekulasi murni dan ketidakjelasan yang bisa merugikan salah satu pihak. Di Indonesia sendiri meskipun masih belum mengakui sebagai alat bayar yang sah seperti layaknya uang rupiah, tapi Pemerintah sudah mengakui bahwa mata uang kripto ini bisa dianggap sebagai komoditi berjangka. Itu berarti bahwa aset kripto bisa diperjualbelikan seperti layaknya aset forex, emas, perak dll. Cara-Cara Trading Crypto bagi Trader Pemula Apakah seorang pemula seperti Anda bisa melakukan trading crypto dan menjadi seorang trader yang sukses? Apakah trading crypto bisa dilakukan secara mudah dan cepat walaupun Anda itu adalah seorang trader pemula? Iya, jika Anda merasa masih pemula, maka Anda boleh-boleh saja melakukan trading aset crypto ini sebab untuk menjadi seorang trader, seseorang tidak perlu memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang ekonomi dan investasi. Anda bisa memperoleh pengetahuan pada dunia trading crypto secara otodidak, alias belajar sendiri misalnya dengan cara bergabung pada komunitas uang kripto, mengikuti berbagai webinar atau seminar trading kripto, atau bisa menonton berbagai panduan trading kripto di banyak channel Youtube. Dan nyatanya trading crypto itu sebenarnya dapat dilakukan dengan cepat, praktis dan mudah. Selain itu, trading kripto juga ternyata tidak perlu biaya yang sangat besar meskipun harga koin bitcoin misalnya yang harganya kini sudah mencapai ratusan juta rupiah. Anda penasaran dengan apa yang saya katakan baru saja? Berikut ini cara-cara untuk melakukan trading crypto secara cepat dan praktis yang perlu Anda pertimbangkan: Langkah 1: Silahkan putuskan jika Anda ingin mempunyai mata uang kripto, atau secara mudah memiliki dugaan atau prediksi yang tepat bahwa nilai aset kripto itu akan naik atau turun di masa-masa yang akan datang. Jika Anda ingin memiliki mata uang kripto, maka Anda perlu mendaftar akun di sebuah exchange (bursa aset kripto). Maka silahkan cobalah Indodax, sebab itu adalah aplikasi yang mudah digunakan dan ramah pengguna. Jika anda ingin melakukan spekulasi pada harganya, maka Anda perlu sebuah broker trading online. Silahkan cek broker-broker mata uang kripto dan pilih salah satunya yang menurut Anda menawarkan keuntungan paling banyak. Baca Juga: 12 Aplikasi Trading Bitcoin Terbaik di Indonesia 2021 Langkah 2: Silahkan lakukan deposit pertama kalian dengan mentransfer dana dengan jumlah minimal yang telah ditentukan masing-masing exchange atau broker online. Misalnya broker forex yang disebut-sebut sebagai broker yang paling direkomendasikan di tahun ini seperti broker Mitrade akan membebankan deposit awal yang sangat kecil, hanya $50 saja sehingga tidak akan membebankan para pelanggannya di seluruh dunia sama sekali. Baca Juga: Review Mitrade: Apakah Mitrade Scam atau Broker Forex Resmi (2021) Langkah 3 : Silahkan beli mata uang kripto sesuai keinginan dan kebutuhan Anda, atau buka posisi buy. Biasanya broker trading atau exchange akan menawarkan berbagai jenis uang kripto yang bisa Anda pilih. Ok, kami yakin Anda sudah paham ya dengan penjelasan di atas. Untuk lebih detailnya, berikut ini adalah cara-cara melakukan trading crypto bagi para trader pemula:1) Melakukan trading mata uang kripto melalui sebuah exchange (bursa) Cara ini cocok bagi mereka yang memiliki sebuah strategi yang bernama buy and hold, dimana Anda membeli sebuah aset kripto dan kemudian menahannya. Ini dikarenakan membeli aset kripto melalui sebuah exchange berarti Anda mengambil kepemilikan langsung atas mata uang kripto tersebut, dengan harapan harganya akan naik di masa depan. Beberapa exchange paling populer yang selama ini menjadi tempat para trader melakukan jual beli aset kripto termasuk Coinbase, Kraken, Binance, Etoro, Coinmama dan banyak lagi. Tapi tentunya Anda perlu tahu bahwa melakukan trading kripto dengan cara membelinya di exchange akan menimbulkan beberapa masalah yang mungkin cukup mengganggu kegiatan trading Anda, sebab pastinya Anda ingin agar kegiatan trading kripto Anda berjalan secara cepat dan lebih praktis. Mau tahu kekurangan-kekurangan trading kripto pada exchange? Yuk, mari kita simak sama-sama ya sebagai berikut:Banyak exchange yang beroperasi secara online ini kurang memiliki regulasi yang memadai dan infrastruktur diperlukan untuk merespon secara cepat demi mendukung permintaan. Mesin dan server yang sesuai pada sebuah exchange seringkali tidak dapat diandalkan, yang bisa menghasilkan penundaan pasar atau mengurangi ketepatan eksekusi. Banyak dari exchange seringkali membebankan biaya-biaya dan pembatasan saat melakukan deposit dan penarikan dana dari akun exchange pilihan Anda, padahal pembukaan akun-akun mereka yang baru juga pada exchange itu bisa memerlukan waktu berhari-hari. Anda pasti memerlukan sebuah dompet mata uang kripto untuk menyimpan koin-koin kripto Anda. Masalahnya dompet/wallet kripto juga rentan terhadap risiko-risiko hacking, pencurian data-data dan lain-lain. Kalau begitu, mengingat begitu banyaknya masalah yang akan ditimbulkan dari kegiatan trading kripto pada sebuah exchange, adakah opsi alternatif lainnya untuk trading kripto yang kurang beresiko dan pastinya lebih aman dan terpercaya. Hmm.. jika ini yang Anda cari, maka kami akan memberikan sebuah solusi yang paling baik bagi Anda, yaitu cara kedua trading kripto yang paling cocok bagi seorang trader pemula seperti Anda, yaitu dengan melakukan trading kripto dengan konsep CFDs (Contract for Diferences). Mau tahu apa itu dan bagaimana konsep trading ini diaplikasikan? Mari simak terus kelanjutan artikel ini hingga selesai ya supaya Anda merasa yakin bahwa pilihan Anda adalah pilihan yang tepat dan pastinya menguntungkan. 2) Trading Cryptocurrency dengan CFD
Comments
Post a Comment